SIDRAP, METROLACAK— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menegaskan pentingnya sikap tanggung jawab dan kepekaan pejabat daerah, khususnya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terhadap agenda-agenda strategis kemasyarakatan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah Daerah Sidrap yang berlangsung Ahad Pagi (8/2) di Desa Lombo.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyayangkan Jika ada kepala OPD yang tidak menghadiri peringatan Milad Muhammadiyah, padahal Muhammadiyah merupakan organisasi besar yang memiliki kontribusi nyata dan panjang dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“Saya tegaskan, kepala OPD harus Isseng Alemu (tahu diri). Muhammadiyah ini bukan organisasi kecil, kontribusinya sangat besar bagi pendidikan, sosial, dan pembangunan masyarakat. Ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas tentu menjadi catatan,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan, khususnya Muhammadiyah, merupakan bentuk penghormatan sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat. Ia menilai bahwa kolaborasi tersebut sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sidrap.
Bupati juga menekankan bahwa kepala OPD adalah representasi pemerintah daerah yang seharusnya hadir dan memberi dukungan pada kegiatan-kegiatan strategis yang berdampak langsung pada kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Muhammadiyah selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. Karena itu, kehadiran dan partisipasi kepala OPD adalah bagian dari etika dan tanggung jawab jabatan,” tambahnya.
Dengan pernyataan tegas tersebut, Bupati Sidrap berharap ke depan seluruh jajaran OPD dapat lebih responsif, peduli, dan aktif dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan demi terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
menurut Bupati, kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta menjawab berbagai hambatan yang masih dihadapi di wilayah terpencil.
“Saya merasa bangga dan terharu atas pelaksanaan milad ini. Saya hadir bersama Wakil Bupati, para OPD, camat, dan kepala desa sebagai wujud perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat di wilayah ini, sekaligus untuk menjawab berbagai hambatan yang ada,” ujar Syaharuddin Alrif.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif juga menegaskan kedekatan dirinya dengan Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa dirinya merupakan kader Muhammadiyah yang telah berproses sejak usia muda.
“Saya sendiri adalah kader Muhammadiyah dari bawah, mulai dari IPM cabang Sidrap, pernah menjadi Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, hingga pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah. Jika dihitung, hampir 25 tahun saya mengurus Muhammadiyah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya dibesarkan melalui pendidikan dan pembinaan Muhammadiyah, serta merasakan langsung berkah dan bimbingan para tokoh Muhammadiyah yang ia sebut sebagai ayahanda dalam perjuangan.




