SIDRAP, METROLACAK— Gelaran Sidrap Open Pickleball Tournament Cahaya Mario Cup 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Lapangan Pickleball Bambu Runcing, Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Kamis (14/5/2026).
Acara pembukaan juga dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Pengurus Indonesia Pickleball federation (IPF) Sulawesi Selatan Imam Suyudi, Ketua IPF Sidrap. H.Ahmad Appas, Pimpinan Cahaya Mario H.Usman Appas, Anggota DPRD Sidrap H.Bahrul Appas, Perwakilan Forkopimda,Camat, Luruh dan ratusan peserta turnamen.
Ketua panitia, Armanji, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti atlet pickleball dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sulawesi Selatan tetapi juga luar provinsi.
“Total peserta mencapai 527 pasangan yang akan bertanding pada kategori Ganda Putra 50+, 30+, 19+, serta Ganda Putri Open kategori umum,” ujarnya.
Menurut Armanji, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa turnamen yang digelar mendapat kepercayaan dan perhatian besar dari para atlet pickleball.
Ketua IPF Sidrap, H. Ahmad Appas, mengaku bangga atas besarnya dukungan masyarakat terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menyebut kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga pickleball semakin diminati.
“Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten hingga provinsi tetangga menjadi bukti bahwa pickleball semakin dicintai dan Sidrap siap menjadi tuan rumah turnamen olahraga berskala nasional,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Cahaya Mario dan seluruh sponsor yang dinilai berperan besar dalam mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Cahaya Mario Cup bukan sekadar nama turnamen, tetapi bentuk nyata dukungan sektor swasta dalam memajukan olahraga di Kabupaten Sidrap,” ujar Ahmad Appas.
Sementara itu, mewakili IPF Sulawesi Selatan, Imam Suyudi menyebut Cahaya Mario Cup 2026 sebagai salah satu turnamen pickleball terbesar yang pernah digelar di Sulawesi Selatan.
Menurut dia, total hadiah sebesar Rp 67 juta menjadi salah satu indikator besarnya skala turnamen tersebut.
“Dari beberapa turnamen yang saya kunjungi, belum ada yang total hadiahnya mencapai Rp 67 juta. Ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan di Sidrap benar-benar dipersiapkan secara serius dengan dukungan pemerintah dan pihak swasta,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa turnamen tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan IPF Sidrap.
“Insyaallah tahun depan akan kembali digelar. Jadi peserta dari luar daerah bisa kembali mempersiapkan diri untuk ikut berkompetisi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai memberi dampak positif bagi daerah, khususnya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, berbagai event olahraga yang digelar di Sidrap selama ini banyak terlaksana tanpa menggunakan anggaran APBD, melainkan melalui dukungan para pelaku usaha.
“Ini menunjukkan kepedulian para pengusaha yang turut mengambil bagian dalam membangun dan memajukan Kabupaten Sidrap,” katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para atlet dari luar daerah dan luar Provinsi Sulawesi Selatan.
“Setelah pertandingan selesai, jangan langsung pulang. Silakan berkeliling dan menikmati suasana Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Selain mendukung pengembangan olahraga, Nurkanaah turut mengapresiasi kontribusi Cahaya Mario dalam membantu program pemerintah, khususnya penanganan stunting di Kabupaten Sidrap.
“Saya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting sudah dua minggu terakhir membagikan telur kepada masyarakat. Program itu juga mendapat dukungan dari para pengusaha, termasuk Cahaya Mario,” katanya.



